TENGGARONG – Lembaga Swadaya Masyarakat Komisi Transparansi Pembangunan (LSM KTP) menyoroti kualitas pembangunan Pasar Tangga Arung yang saat ini tengah dikerjakan. Hal ini disampaikan menanggapi hasil sidak DPRD Kutai Kartanegara yang dipimpin H. Ahmad Yani ST, SE, M.Si.
Aktivis LSM KTP, Deni Habibi, yang turun langsung ke lapangan menemukan adanya indikasi kualitas pengecoran lantai yang diduga tidak sesuai spesifikasi.
“Kami melihat bekas retakan pada coran lantai yang kemudian ditambal menggunakan sika. Hal ini patut dipertanyakan, mengingat nilai proyek pembangunan pasar ini mencapai hampir Rp500 miliar dari tahap awal hingga akhir,” ungkap Deni Habibi.

Menurutnya, temuan tersebut bisa menjadi persoalan serius di kemudian hari. Sebab, pasar yang nantinya akan menampung mobilitas aktivitas perdagangan yang padat, seharusnya dibangun dengan struktur yang kuat dan kokoh.
“Belum digunakan saja sudah ada retakan, bagaimana nanti setelah dipakai masyarakat? Jangan sampai pasar ini menimbulkan masalah baru dan justru membebani APBD Kukar karena harus melakukan perbaikan dini,” tegasnya.
Deni juga meminta pihak pelaksana proyek, PT Sinar Cerah Sempurna, benar-benar memperhatikan mutu pekerjaan di lapangan. Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum Kukar Bidang Cipta Karya juga diharapkan melakukan inspeksi lebih ketat terhadap konsultan pengawas dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek.
“Proyek ini juga mendapat pendampingan dari pihak kejaksaan. Kami berharap hal tersebut dapat memastikan tidak adanya penyimpangan dan mutu pembangunan benar-benar terjaga. Dengan begitu, pasar ini bisa segera dimanfaatkan masyarakat Kukar secara maksimal tanpa masalah di kemudian hari,” pungkas Deni Habibi. (*Nina)








